Image default
Akuntansi

Akuntabilitas Akuntansi: Pengertian, Prinsip, Jenis, Dimensi dan Fungsinya

Kehadiran akuntabilitas akuntansi dalam sebuah perusahaan sangatlah krusial. Para akuntan wajib menerapkan prinsip akuntabilitas ini dalam menjalankan tugasnya. Penerapan akuntabilitas juga sangat penting agar perusahaan dapat mencapai target dan tujuan utamanya.

Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, akuntabilitas merupakan sebuah bentuk pertanggungjawaban atau sebuah keadaan yang dapat dimintai pertanggungjawaban. Oleh sebab itu, setiap akuntan di perusahaan benar-benar perlu memahami prinsip-prinsip akuntanbilitas dalam akuntansi.

Pengertian Akuntabilitas dalam Akuntansi

Agar lebih mudah memahami mengenai apa itu akuntabilitas akuntansi, mari kita bahas pengertiannya secara lebih jauh lagi.

Kembali merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, akuntabilitas merupakan bentuk pertanggungjawaban atau keadaan yang mampu dipertnggungjawabkan. Akuntabilitas sangat erat hubungannya dengan akuntansi maupun manajamen dalam sebuah perusahaan. Dengan adanya akuntabilitas dalam perusahaan maka tujuan bisnis pun dapat tercapai.

Adapun pengertian dari akuntabilitas dalam akuntansi yaitu tentang bagaimana para pelaku usaha seperti pemimpin, direktur atau manajer perusahaan memberikan pertanggungjawaban kepada pihak-pihak yang berhak menerimanya. Semua pihak yang menerima pertanggungjawaban tersebut kemudian akan melaporkan berbagai aktifitasnya kepada pemilik usaha sebagai bentuk tanggung jawab utama mereka.

Baca Juga: Apa Saja Manfaat Sistem Integrasi untuk Akuntansi Perusahaan?

Pengertian Akuntabilitas Menurut Para Ahli

Para ahli juga memiliki definisi tersendiri terkait pengertian akuntabilitas ini. Muhammad Mahsun, seorang ahli ilmu akuntansi menyebutkan bahwa akuntansi merupakan bentuk pertanggungjawaban yang mengacu pada siapa dan untuk apa organisasi atau perusahaan bertanggung jawab.

Sedangkan menurut Mardiasmo, akuntabilitas merupakan kewajiban dalam mempertanggungjawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan ataupun sasaran yang memang telah ditetapkan sebelumnya.

Secara lebih luas lagi, akuntabilitas pada dasarnya dapat diartikan sebagai sebuah kewajiban untuk para pemegang amanah dalam mempertanggungjawabkan, menyajikan, melaporkan hingga mengungkapkan segala jenis kegiatan yang telah menjadi tanggung jawabnya kepada pemberi tanggung jawab.

Jenis-Jenis Akuntabilitas

Berikut merupakan beberapa jenis akuntabilitas yang perlu Anda ketahui.

Vertikal

Akuntabilitas vertikal dapat diartikan sebagai bentuk pertanggungjawaban dari si pemegang amanah kepada setiap keputusan dan hasil yang didapatkannya kepada pemilik jabatan otoritas yang berada di atasnya.

Horizontal

Pengertian akuntabilitas horizontal yaitu merupakan sebuah bentuk tanggung jawab organisasi terhadap masyarakat dan lingkungan eksternal yang sama sekali tidak memiliki hubungan antara bawahan dan juga atasan. Umumnya, akuntabilitas horizontal ini sangat erat hubungannya dengan tugas pelayanan publik.

Hukum dan Kejujuran

Merupakan jenis akuntabilitas yang berkaitan dengan kegiatan penegakan hukum dan norma kejujuran. Penerapan akuntabilitas hukum dan kejujuran merupakan bagian dari cara menghindari tindakan penyelewengan jabatan atau wewenang yang dimiliki.

Manajerial

Merupakan jenis akuntabilitas yang menjadi pertanggungjawaban pada bagian yang berhubungan dengan pola kerja manajerial yang  harus dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Program

Akuntabilitas program merupakan jenis akuntabilitas yang berkaitan erat dengan keseluruhan program yang dilaksanakan. Pihak-pihak yang berkaitan dalam program harus mempertanggungjawabkan segala kegiatannya agar tujuan dapat terlaksana dan tercapai dengan maksimal.

Kebijakan

Akuntabilitas kebijakan berhubungan erat dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh lembaga publik. Setiap pihak memiliki perannya masing-masing terkait kebijakan yang diambil sesuai dengan tujuan, alasan, hingga manfaat serta dampak apa yang ditimbulkannya.

Finansial

Akuntansi dalam perusahaan memang akan selalu berhubungan dengan yang namanya akuntabilitas finansial. Akuntabilitas finansial ini berkaitan dengan berbagai sumber dana yang masuk ke perusahaan hingga bagaimana penggunaan dana tersebut. Segala hal yang berkaitan dengan keuangan maka akan berada pada naungan akuntabilitas finansial.

Baca Juga: Pengertian Buku Besar Akuntansi, Fungsi, Jenis, Bentuk dan Cara Membuatnya

Prinsip Akuntabilitas dalam Akuntansi

Kehadiran prinsip-prinsip akuntabilitas di dalam akuntansi akan membantu para pemilik tanggung jawab dalam menentukan benar atau salahnya sebuah kegiatan dalam perusahaan. Berikut adalah beberapa jenis prinsip akuntabilitas yang perlu Anda ketahui:

  • Akuntabilitas menjadi sistem yang menjamin penggunaan sumber daya secara konsisten berdasarkan aturan yang berlaku.
  • Prinsip akuntabilitas merupakan bentuk komitmen dari atasan kepada seluruh bawahannnya dalam melakukan pengelolaan organisasi yang memiliki nilai akuntabel.
  • Menunjukkan tingkat pencapaian tujuan dan target yang telah ditetapkan di dalam sebuah organisasi.
  • Akuntabilitas berorientasi pada visi, misi, hasil serta manfaat yang didapatkan oleh organisasi.
  • Memegang teguh kejujuran, transparan, objektif serta inovatif.

Dimensi Akuntabilitas dalam Akuntansi

Di dalam akuntansi juga terdapat istilah dimensi akuntabilitas. Berikut adalah beberapa jenis dimensi akuntabilitas yang dimaksud:

  • Akuntabilitas hukum dan kejujuran,merupakan bentuk kepatuhan pada hukum dan peraturan serta memiliki nilai-nilai kejujuran. Tanggung jawab hukum akan mengurangi resiko kecurangan dalam sebuah organisasi.
  • Akuntabilitas program, berisikan program-program berkualitas yang tetap sesuai dengan tujuan utama perusahaan.
  • Akuntabilitas manajerial, lebih mengarah kepada pengelolaan organisasi secara efektif dan efisien.
  • Akuntabilitas kebijakan, membuat dan mempertanggungjawabkan setiap kebijakan yang telah dibuat.
  • Akuntabilitas finansial, berkaitan pada pengelolaan uang secara baik dan efisien tanpa memberikan kerugian pada perusahaan.

Tingkatan Akuntabilitas di Dalam Akuntansi

Selain dimensi, di dalam akuntasi juga terdapat beberapa jenis tingkatan akuntabilitas yang ditinjau dari setiap tanggung jawab yang dimilikinya. Tingkatan-tingkatan yang dimaksud ialah sebagai berikut:

  • Akuntabilitas Personal, memiliki tanggung jawab yang berkaitan dengan diri pribadi.
  • Akuntabilitas Individu, tanggung jawab yang berkaitan dengan sebuah pelaksanaan yang dilakukan oleh seseorang dalam sebuah lembaga.
  • Akuntabilitas Tim, bentuk tanggung jawab yang diberikan kepada setiap orang dalam sebuah tim.
  • Akuntabilitas Organisasi, tanggung jawab internal dan eksternal di dalam sebuah perusahaan.
  • Akuntabilitas Stakeholders, bentuk tanggung jawab yang diberikan kepada setiap pihak dalam perusahaan sesuai dengan keputusan para stakeholders.

Fungsi Akuntabilitas Dalam Akuntansi

Akuntabilitas akuntansi
Source: www.europeanbusinessreview.com

Berikut merupakan beberapa fungsi akuntabilitas di dalam akuntansi yang dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya.

Alat Monitor

Akunabilitas akuntansi berfungsi untuk memonitor setiap tugas yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait di dalam sebuah bisnis. Pihak-pihak terkait yang dimaksud di antaranya seperti pemimpin investor hingga pajak perusahaan.

Akuntabilitas juga memiliki fungsi sebagai alat evaluasi terhadap penggunaan sumber daya di dalam perusahaan. Jika hasil pembukuan akuntansi perusahaan baik maka tentu performa perusahaan pun menjadi maksimal.

Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Kinerja

Akuntabilitas juga memiliki fungsi penting dalam hal meningkatkan efisiensi dan aktifitas perusahaan. Pasalnya, akuntabilitas telah menjadi alat control bagi pemegang tanggung jawab. Keseluruhan pencatatan kegiatan transaksi perusahaan juga dicatat sesuai standar akuntansi yang berlaku sehingga hal tersebut akan berpengaruh pada hasil performa perusahaan.

Menghindari Penyalahgunaan Jabatan

Tidak bisa dipungkiri jika kasus penyalahgunaan jabatan masih sering terjadi. Kehadiran akuntabilitas menjadi salah satu cara untuk menghindari munculnya resiko tersebut. Umumnya, beberapa oknum yang melakukan tindakan penyalahgunaan jabatan memiliki hasrat yang cukup tinggi untuk memperkaya diri mereka.

Kesimpulan

Akuntabilitas akuntansi memang menjadi salah satu elemen penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Meskipun demikian, masalah akuntabilitas masih bisa terjadi. Salah satu cara meminimalisir risiko yang bisa mengancam perusahaan ialah dengan melakukan pencatatan finansial perusahaan secara rapi dan akurat. Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online Untuk pengelolaan transaksi keuangan yang lebih praktis.

Related posts

Pembukuan UMKM Menggunakan Software Pembukuan Sederhana Gratis

admin

Pengertian Buku Besar Akuntansi, Fungsi, Jenis, Bentuk dan Cara Membuatnya

admin

Deplesi Adalah Beban Penipisan dalam Akuntansi: Definisi, Jenis, dan Faktor

admin