Beranda / Artikel / 5 Laporan Keuangan yang Wajib Dicek Pemilik Usaha

5 Laporan Keuangan yang Wajib Dicek Pemilik Usaha

Tim MEETS.SOLUTIONS · 6 Oktober 2026 · 3 menit baca

Ilustrasi 5 laporan keuangan: laba rugi, arus kas, neraca, penjualan per barang, kartu stok

Setelah rutin mencatat, langkah berikutnya adalah membaca laporan. Anda tidak perlu menjadi akuntan. Cukup pahami 5 laporan keuangan berikut, apa pertanyaan yang dijawabnya, dan angka mana yang perlu diperhatikan.

1. Laporan laba rugi

Menjawab: apakah usaha untung atau rugi pada periode tertentu?

Yang dicek: laba kotor (penjualan dikurangi HPP) dan laba bersih setelah biaya operasional. Bandingkan dengan bulan sebelumnya.

2. Laporan arus kas

Menjawab: dari mana uang masuk dan ke mana uang keluar?

Yang dicek: saldo kas akhir. Usaha bisa untung di laporan laba rugi tetapi tetap kekurangan uang tunai jika banyak penjualan belum dibayar.

3. Neraca

Menjawab: berapa aset, utang, dan modal usaha saat ini?

Yang dicek: perbandingan utang terhadap aset. Neraca juga biasanya diminta bank saat Anda mengajukan pinjaman.

4. Laporan penjualan per barang

Menjawab: produk mana yang paling laku dan paling menguntungkan?

Yang dicek: produk terlaris dan produk dengan margin tertinggi. Keduanya tidak selalu sama.

5. Kartu stok

Menjawab: berapa sisa barang dan bagaimana pergerakannya?

Yang dicek: barang yang hampir habis dan barang yang lama tidak bergerak. Ini mencegah kehabisan stok sekaligus uang yang mengendap di gudang.

Rutinitas 30 menit setiap akhir bulan

  1. Pastikan semua transaksi bulan berjalan sudah tercatat.
  2. Buka kelima laporan di atas.
  3. Tulis tiga hal yang perlu diperbaiki bulan depan.
  4. Tentukan satu tindakan konkret untuk masing-masing.

Pertanyaan yang sering diajukan

Seberapa sering laporan harus dicek?
Idealnya setiap minggu untuk arus kas dan penjualan, serta minimal sebulan sekali untuk laba rugi dan neraca.
Bagaimana jika angkanya terlihat aneh?
Biasanya ada transaksi yang belum tercatat, salah kategori, atau saldo awal yang keliru. Telusuri dari laporan yang janggal ke transaksi penyusunnya.
Apakah laporan ini tersedia otomatis di Accurate?
Ya. Accurate Online menyediakan lebih dari 200 laporan yang tersusun otomatis dari transaksi yang Anda catat, termasuk kelima laporan di atas.

Kesimpulan

Kelima laporan ini adalah dashboard bisnis Anda. Membacanya secara rutin membuat keputusan soal harga, stok, dan biaya jauh lebih tepat dibanding hanya mengandalkan perasaan.

Butuh pendampingan sampai bisa membaca laporan sendiri?

Coba Accurate Online gratis 30 hari lewat mitramandiri.id, lalu konsultasi gratis via WhatsApp 0815 9150 935. Kami dampingi dari setup sampai Anda paham laporannya.