Beranda / Artikel / Uang Muka Pembelian Dipakai untuk Bayar Faktur Pemasok Lain di Accurate Online

Uang Muka Pembelian Dipakai untuk Bayar Faktur Pemasok Lain di Accurate Online

Tim MEETS.SOLUTIONS · 30 Oktober 2026 · 3 menit baca

Ilustrasi uang muka pembelian dari pemasok A dipakai untuk membayar faktur pemasok B di Accurate Online

Kadang uang muka (DP) sudah terlanjur dibayarkan ke satu pemasok, lalu rencana berubah: pesanan batal atau dialihkan, dan dana tersebut disepakati untuk menutup tagihan pemasok lain. Accurate Online tidak punya tombol sekali klik untuk kasus ini, tetapi bisa dikerjakan dengan rapi memakai akun penampung.

Contohnya: Anda sudah membayar DP Rp5.000.000 ke Pemasok A. Lalu Pemasok B menagih faktur Rp11.000.000. Dana DP dipindahkan untuk faktur B, sehingga sisa yang dibayarkan ke Pemasok B adalah Rp6.000.000.

Gambaran alurnya

Intinya, DP di Pemasok A "dikembalikan" secara pembukuan ke akun penampung, lalu akun penampung itu dipakai sebagai potongan saat membayar faktur Pemasok B. Dengan cara ini, kas tidak berubah dan jejaknya tetap tercatat.

Persiapan: buat akun penampung

  1. Buka Buku Besar → Akun Perkiraan, lalu buat akun baru bertipe Liabilitas Jangka Pendek sebagai akun penampung.
  2. Buka Pengaturan → Preferensi → Akun Perkiraan, pada bagian Penjualan/Pembelian, isi akun penampung tersebut sebagai akun Diskon Penerimaan/Pembayaran.

Langkah memindahkan uang muka

  1. Pastikan DP ke Pemasok A sudah tercatat sebagai uang muka pembelian.
  2. Buka Pembelian → Retur Pembelian untuk Pemasok A. Pilih opsi Retur Dari Uang Muka, isi nominal DP yang dialihkan, lalu Simpan.
  3. Buka Pembelian → Pembayaran Pembelian. Pilih faktur retur dari uang muka tadi, lalu buka tab Informasi Diskon. Isi Akun Diskon dengan akun penampung dan nilai diskon sebesar nominal yang diretur, lalu Simpan.
  4. Buat faktur pembelian untuk Pemasok B seperti biasa.
  5. Lakukan Proses Pembayaran faktur Pemasok B. Pada tab Informasi Diskon, isi akun penampung dan nilai diskon sebesar DP yang dialihkan (Rp5.000.000), lalu Simpan.
  6. Bayar sisa tagihan ke Pemasok B (Rp6.000.000 pada contoh).
Tips: Lakukan di data uji atau konsultasikan dengan akuntan/konsultan Anda lebih dulu. Alur ini memengaruhi akun, jadi pastikan akun penampung bersaldo nol setelah semua langkah selesai.

Cara mengecek hasilnya

Baca juga: Pelanggan Bayar Beberapa Faktur Sekaligus? Cara Mencatatnya di Accurate Online

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa perlu akun penampung?
Akun penampung menjadi jembatan: nilai DP Pemasok A dikeluarkan lewat retur, lalu dimasukkan lagi sebagai potongan pada faktur Pemasok B, sehingga pembukuan tetap seimbang.
Apakah uang muka bisa dialihkan untuk sebagian faktur saja?
Bisa. Nominal retur dan diskon mengikuti jumlah DP yang Anda alihkan. Sisa tagihan tetap dibayar seperti biasa.
Apakah harus ada persetujuan pemasok?
Secara pembukuan, sebaiknya ada kesepakatan tertulis dengan kedua pemasok agar dana yang dialihkan jelas di kedua sisi.

Kesimpulan

Memindahkan uang muka antar pemasok memang butuh beberapa langkah, tetapi tetap bisa dilakukan lewat retur dari uang muka dan akun penampung. Kuncinya ada pada ketepatan nominal dan kerapian akun penampung.

Butuh bantuan alur pembelian yang rumit?

Kami bantu merapikan alur uang muka, pembelian, dan pembayaran pemasok di Accurate Anda. Lihat mitramandiri.id/hubungi-kami atau konsultasi gratis via WhatsApp 0815 9150 935.