Image default
Bisnis

Kiat Membuat Deskripsi Produk Agar Jualan Laris Manis

Membuat deskripsi produk merupakan salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan ketika Anda ingin menjual barang atau jasa secara online. Setiap konsumen ingin membeli produk untuk memenuhi kebutuhannya atau mengatasi permasalahannya. Sedangkan kita memiliki produk yang dicari dan dibutuhkan tersebut. Maka, disanalah deskripsi produk dibutuhkan.

Fungsi Deskripsi Produk

Dalam memberikan deskripsi terhadap produk yang dijual memiliki beberapa fungsi yaitu:

1. Memberikan Informasi Bagi Calon Konsumen

Deskripsi produk berperan memberikan solusi mengenai permasalahan yang dihadapi oleh calon pembeli melalui informasi yang diberikan. Sebagian besar transaksi terjadi karena pembeli sudah merasa yakin terhadap produk tersebut.

2. Menunjukkan Keseriusan Toko

Selain memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh konsumen, deskripsi produk juga menunjukkan keseriusan pemilik toko dalam menjual barang. Toko yang serius akan memberikan deskripsi produk secara detail dan menarik namun tetap sesuai dengan fakta sehingga pembeli merasa yakin untuk melakukan transaksi.

Baca Juga: Retail is Detail : Gimana UKM Unggul dalam Persaingan di e-commerce dan Optimasi Omzet?

Bagaimana Membuat Deskripsi Produk yang Baik?

Membuat deskripsi produk
Source: Volusion.com

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat deskripsi produk yang baik yaitu sebagai berikut:

1. Deskripsi Produk Lengkap dan Jelas

Berikan informasi mengenai keunggulan produk dengan lengkap dan jelas. Informasi yang diberikan bisa berupa fitur, spesifikasi, kelengkapan produk, garansi produk, ukuran/dimensi, bobot, pilihan warna yang tersedia, bahan, dll.

Informasi tambahan lainnya yang bisa dicantumkan seperti jenis layanan pengiriman apa saja yang digunakan, berapa lama waktu yang diperlukan untuk memproses orderan, dan berbagai informasi penting lainnya yang perlu diketahui oleh customer. Jika deskripsi produk meyakinkan, pembeli tentu tidak akan ragu untuk membelinya.

2. Melengkapi Deskripsi Dengan Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Customer

Jika deskripsi produk dirasa sudah lengkap, masih tetap ada kemungkinan customer menanyakan hal lainnya. Rangkum pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul dari customer misalnya garansi jika terjadi kerusakan, tanggal kadaluwarsa, cara tukar produk, cara pengajuan komplain, pemeriksaan produk sebelum dikirim, dan lain sebagainya. Kemudian, bisa ditulis sebagai FAQ (Frequency Answer Question) yang dicantumkan.

 

3. Menggunakan Kata-kata yang Mudah Dipahami

Deskripsi produk yang baik memiliki struktur yang mudah dipahami oleh pembeli. Berikut adalah cara membuat deskripsi dengan struktur yang baik dan menggunakan kata-kata yang mudah dipahami

  • Letakkan informasi penting di bagian awal paragraph
  • Deskripsi berupa poin-poin sehingga lebih mudah dibaca
  • Kalimat tidak bertele-tele

4. Sesuaikan Dengan Target Konsumen

Hal yang perlu dilakukan sebelum menuliskan deskripsi adalah mengenali siapa segmen konsumen Anda. Cara ini dapat dimulai dengan mencari tahu karakter calon konsumen mulai dari ketertarikan mereka, kebutuhan mereka, dll.

Selain itu, pilihlah gaya bahasa yang sesuai untuk membangun komunikasi dengan mereka. Gaya bahasa biasanya dapat disesuaikan dengan usia target konsumen, selera humor, atau brand image yang ingin dihadirkan pada konsumen.

5. Memberikan Informasi Manfaat Produk

Setelah mengetahui target konsumen, selanjutnya adalah fokus ke manfaat produk. Saat ini, Sebagian besar penjual masih lebih banyak yang fokus pada penjelasan fitur daripada manfaatnya. Padahal manfaat dan fitur merupakan hal yang berbeda. Konsumen biasanya juga lebih peduli terhadap manfaat yang akan diperoleh jika mereka membeli produk tersebut.

Contohnya Anda menjual garam Himalaya. Jika deskripsi hanya memberikan informasi bahwa garam tersebut didatangkan dari luar negeri, konsumen mungkin saja tidak tertarik untuk membeli. Jadi Anda juga dapat memberikan manfaat yang akan diperoleh jika menggunakan produk tersebut misalnya mencegah berbagai penyakit, mengandung banyak mineral, mampu menyeimbangkan pH, dll.

Baca Juga: Tentang Brand Equity untuk Merek yang Kuat Bagi Pengusaha UKM

 

6. Memberikan Sentuhan Emosional

Deskripsi produk yang baik tidak hanya berisi spesifikasi, fitur, dan manfaat produk tetapi juga memiliki sentuhan emosional agar lebih berkesan. Misalnya adalah dengan menggunakan story telling.  Anda dapat menceritakan hal yang berkesan ketika menuliskan deskripsi produk, seperti menceritakan cara pembuatan produk secara handmade sehingga dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi calon pelanggan.

Deskripsi tersebut mengajak pembaca untuk membayangkan bagaimana perasaan ketika menggunakan produk yang dibuat dengan secara khusus. Dengan teknik ini, Anda akan lebih mudah terhubung dengan customer secara emosional. Selain itu, cara ini juga efektif menaklukkan hati calon pembeli.

Demikian beberapa tips membuat deskripsi produk untuk toko online. Anda dapat mulai mencobanya sekarang untuk menjual produk-produk Anda di toko online maupun marketplace. Selamat mencoba!

Related posts

Biaya Overhead: Pengertian, Tujuan, Jenis & Cara Menghitung

admin

6 Kiat Mempertahankan Omzet dan Penjualan Pasca Lebaran

Iskandar Rumi

Lebaran Usai, 5 Daftar Kuliner Jadi Incaran Setelah Hari Raya

Iskandar Rumi