Image default
AOL

Mengenal Metode Persediaan di Accurate Online

Bagi sebuah bisnis, proses dalam perhitungan persediaan stok gudang adalah hal yang penting. Metode persediaan yang dipilih, akan punya pengaruh kepada laba, pajak serta persediaan akhir di suatu perusahaan. Nah, untuk kemudahan dalam urusan stokis gudang, ada metode persediaan di Accurate Online yang akan membantu pebisnis untuk mengatur persediaan serta mengelolanya.

Pada software akuntansi Accurate Online, telah tersedia menu yang mengatur tentang persediaan gudang. Namun, sebelum itu, Anda pun juga harus memahami tentang apa itu persediaan dan hal-hal lain yang berkaitan.

Pengertian Persediaan

Sebelum membahas tentang metode persediaan di Accurate Online, berikut ini adalah penjelasan mengenai persediaan.

Persediaan merupakan jumlah produk yang dipunyai oleh perusahaan, yang mana produk tersebut tersedia untuk dibeli. Kumpulan produk tersebut nantinya akan dijual ke pelanggan, untuk perusahaan mendapat keuntungan.

Karena hal inilah, persediaan masuk dalam kategori aset lancar pada neraca perusahaan. Namun, menyimpan persediaan dalam waktu yang lama belum tentu adalah hal yang baik. Karena, Anda harus membayar biaya penyimpanan serta produk pun dapat berpotensi usang ataupun malah rusak.

Baca Juga: Accurate Online Solusi Software Akuntansi Cloud

Jenis Persediaan

Ada beberapa jenis persediaan yang harus diketahui oleh para pemilik bisnis, yaitu:

  • Persediaan bahan baku

Ini mengacu kepada barang yang dipakai untuk pembuatan produk atau persediaan perusahaan. Atau bisa juga disebut sebagai bahan yang diperlukan untuk memproduksi beragam barang. Bahan baku pun bisa seperti apa saja, misalnya telur, mentega dan tepung dalam bisnis toko roti. Nah, biaya persediaan ini nantinya dilaporkan sebagai persediaan bahan baku pada neraca perusahaan.

  • Persediaan barang dalam proses

pengertian persediaan pada Metode Persediaan di Accurate Online

Ini mengacu pada barang yang belum selesai ataupun belum sepenuhnya diproduksi. Seperti misalnya sepatu yang belum diwarnai ataupun essential oil yang belum dikemas ke botol.

  • Persediaan barang jadi

Ini mengacu kepada produk ataupun persiapan yang sudah siap jual. Barang-barang tersebut sudah selesai dalam siklus produksi. Misalnya seperti roti yang sudah dipanggang dan dikemas, yang hanya tinggal di jual kepada konsumen.

Metode Persediaan

Metode persediaan sendiri diartikan sebagai cara dalam menghitung nilai total dari persediaan yang dipunyai perusahaan dalam kurun waktu tertentu. Nilai ini pun dihitung berdasar total biaya yang dikeluarkan untuk pembelian persediaan ataupun penjualan barang tersebut.

Perlu diketahui, bahwa persediaan dan harga pokok akan saling terkait. Persediaan yang terjual akan dilaporkan di bawah harga pokok penjualan di dalam laporan laba rugi perusahaan. Saat biaya persediaan turun, harga pokok penjualan atau HPP juga ikut turun.

Nah, sebenarnya ada 3 metode persediaan yang biasa digunakan dalam menentukan harga pokok penjualan, yaitu metode First In First Out (FIFO), metode Biaya Persediaan Rata-Rata (Weighted Average Cost (WAC)), dan juga Last In First Out (LIFO). Namun dalam metode persediaan di Accurate Online, hanya digunakan 2 metode persediaan, yaitu metode FIFO dan Average (WAC).

Ini sebagaiman yang tertulis pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 12 Tahun 2018, bahwa Indonesia menggunakan 2 metode persediaan yaitu FIFO dan Average (WAC).

Berikut ini adalah penjelasan tentang dua metode persediaan yang sering digunakan di Indonesia:

1. Metode First In First Out (FIFO)

Dalam metode ini menetapkan kalau barang yang telah dibeli terlebih dulu, maka adalah yang pertama dijual, dipakai ataupun dibuang. Metode ini berguna untuk bisnis karena, bila semakin tua umur barang tersebut, maka semakin tinggi pula risiko barang menjadi usang serta semakin lama juga perusahaan harus melakukan pembayaran untuk menyimpannya.

Dengan konsep menjual barang-barang tertua duluan, maka perusahaan jadi lebih siap untuk bisa menyimpan barang-barang baru. Bukan hanya itu saja, semakin lama disimpan, maka akan semakin mudah rusak barang tersebut, meskipun inipun tergantung pada barang apa yang disimpan.

Bila metode FIFO ini tidak dilakukan, maka bisa saja memengaruhi margin keuntungan yang didapat perusahan.

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam mengevaluasi persediaan serta harga pokok penjualan dengan menggunakan metode ini:

  • Menentukan tanggal mulai dan berakhir; misalnya, katakanlah Anda punya sejumlah sepatu pada 1 Maret, dan di akhir perhitungan Cost of Good Solds (COGS) Anda bisa saja mempunya jumlah yang berbeda di 1 April. Karena itu, 1 Maret dan juga 1 April ini akan jadi tanggal mulai serta tanggal berakhir.
  • Mencari tau tentang biaya yang dibayarkan untuk barang-barang tersebut; setelah mengambil persediaan, lihat fakturnya serta tentukan berapa banyak yang akan dibayarkan untuk barang-barang tersebut. Misalnya, ketika Anda menambahkan inventaris dengan pembelian 10 sepatu dengan harga Rp50.000 di hari Senin, dan 10 sepatu lain seharga Rp100.000 di hari Kamis. Lalu Anda menjual 15 sepatu di hari Minggu, yang mana sepatu yang terjual adalah 10 sepatu yang dibeli seharga 50.000 dan 5 sepatu yang dibeli seharga 100.000.
  • Menghitung HPP; Anda dapat menentukan HPP dengan cara mengurangkan jumlah yang terjual dari persediaan. Lalu jumlah yang sudah terjual dikalikan dengan biaya pembelian. Dalam contoh di atas, bisa dihitung HPPnya yaitu (10 x 50.000) + (5 x 100.000) = 1.000.000. maka HPPnya menjadi Rp1.000.000.

2. Metode Biaya Persediaan Rata-Rata (Average)

Metode yang juga dikenal dengan nama Weighted Average Cost (WAC) ini menggunakan rata-rata dari seluruh persediaan yang sudah dibeli dalam penentuan HPP. Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengitung HPP yaitu:

  • Menentukan biaya rata-rata persediaan yang dibeli; Anda dapat mengambil jumlah seluruh biaya pembelian persediaan untuk 1 jenis produk, lalu bagi dengan total produk yang telah dibeli. Maka akan menghasilkan biaya rata-ratanya.
  • Menentukan biaya rata-rata barang yang diproduksi; bila perusahaan memproduksi persediannya sendiri dengan beragam bahan baku, maka Anda dapat menggunakan persamaan Total Biaya / Total Unit Persediaan = Biaya Rata-Rata
  • Menghitung persediaan; hitunglah jumlah persediaan perusahaan di tanggal mulai dan tanggal akhir. Lalu kalikan biaya rata-rata dengan selisih persediaan tersebut.
  • Menghitung HPP; kemudian Anda dapat menghitung HPP misalnya total yang dibelanjakan untuk sepatu yaitu Rp125.000 x 10 sepatu = Rp1.250.000. bila Anda menjual 5 sepatu, maka total HPP dengan menggunakan metode ini yaitu Rp625.000, karena Rp125.000 x 5 = Rp625.000.

Baca Juga: Ingin Tahu Beda Accurate Online dan Offline? Cek Informasinya di Sini!

Menu Persediaan di Accurate Online

menu Metode Persediaan di Accurate Online

Di software Accurate Online, terdapat banyak menu yang berguna dalam mengelola, mengatur serta melakukan kegiatan terkait persediaan. Berikut menu-menunya:

1. Permintaan barang

Submenu ini berguna untuk melakukan pembelian barang, bahan baku ataupun kebutuhan lain. Menu inipun bisa dipakai untuk permintaan dari satu gudang kepada gudang lainnya.

Untuk perusahaan manufaktur, fitur ini berguna untuk melakukan permintaan bahan baku atau barang produksi yang akan digunakan untuk keperluan produksi. Sedangkan untuk perusahaan retail, permintaan barang akan jadi stok dagangan yang nantinya akan dijual.

2. Pindah barang

Bila perusahaan di kemudian hari akan melakukan pemindahan barang dari gudang sat uke gudang lain, ataupun dari cabang satu ke cabang yang lain, agar prosesnya bisa terpantau dengan baik, maka pemilik bisnis ataupun manajemen bisa menggunakan fitur ini.

3. Penyesuaian persediaan

Ketika ingin melakukan stok opname, Anda dapat menggunakan sub menu ini untuk melakukan pencocokan catatan stok dengan kondisi stok yang ada di gudang. Namun ini tidak dapat dilakukan setiap saat, hanya saat Anda perlu untuk stok opname saja.

4. Pekerjaan pesanan

Pada sub menu metode persediaan di Accurate Online, ada pula sub menu pekerjaan pesanan. Di mana ini berguna untuk mereka yang mempunyai bisnis manufaktur atau produksi barang sesuai permintaan pelanggan. Anda dapat menggunakan fitu ini untuk melakukan pencatatan permintaan pelanggan. Fitur ini juga dapat menjadi formula untuk mengeluarkan barang yang dipakai untuk kepentingan perusahaan.

5. Penambahan bahan baku

Sub menu ini dipakai untuk menambahkan bahan baku ketika dalam proses produksi mengalami kurangnya bahan baku. Anda juga dapat menggunakannya untuk menambah bahan baku ke persediaan karena bahan baku yang berlebih setelah diproduksi.

6. Penyelesaian pesanan

Ini adalah submenu lanjutan dari pekerjaan pesanan. Bisa dibilang pekerjaan pesanan adalah proses awalnya, dan penyelesaian pesanan adalah proses akhir dari pengerjaan pesanan.

7. Perintah stok opname

Ini digunakan untuk stok opname barang yang ada di gudang. Ketika menggunakannya akan diinformasikan tanggal mulai stok opnam, penanggung jawabnya serta kategori barang yang distok.

8. Hasil stok opname

Sub menu ini menunjukkan tentang hasil stok opname berdasar perintah stok opnam yang tersedia. Akan ada hasil stok opname berbentuk transaksi penyesuaian persediaan.

9. Barang dan jasa

Sub menu ini fungsinya mencatat barang ataupun jasa yang perusahaan punya. Ini akan memudahkan pengguna untuk menginput transaksi serta fungsi lain, serta mencatat persediaan secara kuantitas serta nilainya.

10. Gudang

Ini menunjukkan tempat persediaan atau bahan baku disimpan, bila Anda punya gudang banyak. Ini akan memudahkan dalam memantau penempatan barang. Saat dibutuhkan, Anda hanya perlu melihat dari sub menu ini untuk memindahkan ataupun melakukan penginputan.

11. Satuan barang

Ini menunjukkan angka satuan barang yang disimpan di dalam pencatatan Accurate Online, seperti pcs, gram, unit ataupun kilogram.

12. Kategori barang

Ini akan memisahkan barang berdasar kategorinya. Sehingga dapat dengan mudah mengelompokkannya dalam daftar barang.

Baca Juga: Software Akuntansi Accurate Online untuk UMKM & Perusahaan

13. Harga pemasok

Sub menu ini akan menampilkan harga pemasok barang ataupun bahan baku yang baru saja dibelanjakan.

14. Barang per gudang

Sub menu ini akan menampilkan lokasi barang ada di gudang mana saja. Ini akan lebih memudahkan dalam pemantauan.

Fitur-fitur yang tersedia pada software akuntansi Accurate Online tentu akan memudahkan kegiatan bisnis Anda. Dalam hal aktivitas akuntansi pun, Anda tak usah khawatir, karena Accurate Online mampu memberikan solusi untuk segala pencatatan pembukuan seperti pencatatan metode persediaan di Accurate Online ini ataupun pembuatan laporan keuangan yang akurat.

Bila Anda tertarik untuk mencoba metode persediaan di Accurate Online, dan fitur unggulan lainnya, Anda dapat berkunjung ke laman mitramandiri.id.

Related posts

Begini Cara Menggunakan Accurate Online

admin

Accurate Online Solusi Software Akuntansi Cloud

wengku prihandoko

Apa itu Fitur Accurate Online serta Manfaatnya Dalam Bisnis?

Iskandar Rumi